Setelah ujian baca kitab sukses terlaksana, kini uji tes tulis Kuartal II telah memasuki hari ke-empat. Uji tes tulis kali ini dibagi menjadi 42 ruang, dengan setiap ruang berisi 21 sampai 22 siswa yang bertempat di gedung MA, MTs, dan STISMU. Sementara di putri sendiri dibagi menjadi 32 ruang yang juga berisi 21 sampai 22 siswi.

Sebagaimana ujian Kuartal sebelum-sebelumnya, persyaratan Kuartal II diantaranya harus melunasi uang kuartal, uang syahriah paruh tahun, uang kalender, dan dana sehat. Pada waktu pelaksanaan, para peserta wajib memakai taqwa putih, songkok putih, serta dilarang menyontek atau memberikan contekan pada peserta lain. Dalam hal ini, panitia menindak dengan tegas bagi peserta yang melanggar peraturan tersebut.

Indeks nilai yang harus dicapai, minimal mendapatkan nilai 5.0. Untuk para peserta yang tidak bisa mencapai indeks nilai yang telah ditentukan akan terancam tidak naik kelas, jika dalam dua kali pelaksanaan Kuartal mendapat nilai dibawah standar selama tiga kali Kuartal.

Menurut Ust. Abdullah selaku ketua panitia, ujian Kuartal kali ini memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya, jumlah pengawas, terdapat beberapa siswa yang melanggar peraturan, serta beberapa peserta yang masih belum mencapai indeks nilai. Dalam hal ini, beliau menegaskan akan terus mengevaluasi seluruh kekurangan yang ada, sehingga pada Kuartal ke III bisa terlaksana secara maksimal.

Pewarta: Muhammad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *