mubakid.or.id- Sabtu 29/10/2022, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron, S.H, M.H hadir di STIS Miftahul Ulum sebagai pemateri dalam acara Kuliah Tamu. Acara yang diikuti oleh semua Mahasiswa tersebut mengangkat tema “Peran Perguruan Tinggi Pesantren Dalam Mencegah Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia”.

Nurul Ghufron, S.H, M.H, memaparkan terkait jenis jenis tindak pidana korupsi sebanyak tujuh jenis. Pertama, korupsi yang merugikan keuangan negara. “Lebih dari 1400 orang ditangkap KPK karena ini,” papar beliau.

Kedua, praktek korupsi yang berkaitan suap menyuap. Menurut beliau bagi kalangan pesantren dikenal dengan istilah riswah.

Ketiga, tindak korupsi yang berupa penggelapan dalam jabatan. Yaitu pejabat pemerintah yang menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya sehingga melakukan penggelapan laporan keuangan. Keempat, tindak pidana korupsi dalam bentuk pemerasan.

Kelima, berbuat curang dengan sengaja untuk kepentingan pribadi. Keenam, tindak pidana korupsi atas dasar benturan kepentingan, baik dilakukan secara langsung atau tidak langsung.

Ketujuh, gratifikasi terhadap pegawai negeri atau penyelenggara negara apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban tugasnya.

Nurul Ghufron juga menjelaskan, bahwa pesantren yang memang memiliki basis agama yang kuat juga memiliki banyak kesempatan untuk berbuat manfaat. “Niatkan mencari ilmu untuk mengejar kebenaran, hiduplah untuk mengabdi dengan meneladani para kyai dan penerus Rasulullah. Jangan seperti koruptor karena punya ilmu hanya untuk mencari duit,” tuturnya.

Usai memberi kuliah, beliau sepintas bersedia menanggapi kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, Madura. Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dengan kasus korupsi suap menyuap, dan penyimpangan anggaran yang merugikan keuangan negara.

Usai acara, Ketua STIS Miftahul Ulum, Mochammad Hisan Memberikan souvenir penghargaan terhadap Nurul Ghufron dan acara sesi foto bersama dengan peserta. (KHL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *