Hidayatullah  C 11, pemenang Juara II tulisan kajian ilmiah yang diadakan Perpustakaan Terpadu.

Di kalangan pesantren, kita sering membaca atau mendengar surah yaasiin. Bahkan tak jarang di setiap pesantren membacanya setiap malam. Tidak hanya di kalangan pesantren, kita juga sering menjumpai hal tersebut di beberapa acara masyarakat seperti: tahlil, maulid nabi, walimatu al-‘ursy, dan lain-lain. Akan tetapi dari sekian banyaknya orang yang membaca surah yaasiin, hanya sedikit yang mengetahui sebab dari turunnya surah yaasiin. Oleh karena itu, mari kita bahas beberapa ayat di surah yaasiin yang di dalamnya terdapat faidah dan sebab-musabbab dari turunnya surah yaasiin. Allah SWT berfirman:

يس(١)والقرأن الحكيم(٢)إنك لمن  المرسلين(٣)

Artinya: (1) yaasiin (2) demi al-Qur’an yang penuh hikmah (3) sungguh engkau ( Muhammad ) adalah seorang dari rasul-rasul.

Di dalam kitab hamamy zadah sebuah kitab tafsir karangan syaikh hamamy rahima-hu Allahu mengatakan: turunnya ayat tersebut di sebabkan perkataan orang kafir kepada nabi Muhammad “sesungguhnya Muhammad bukanlah nabi dan utusan. Dia hanyalah anak yatim abu thalib, dia tidak pernah ke perpustakaan dan tidak pernah pula belajar ilmu. Lantas, bagaimana dia bisa menjadi nabi?”. kemudian Allah menolak perkataan orang kafir tersebut dengan menurunkan ayat ini. Dan beliau bersaksi dengan dzatnya yang agung atas terutusnya nabi Muhammad SAW. Allah berfirman: “Wahai Muhammad apabila orang kafir ingkar atas keutusanmu, janganlah bersedih. Sesusungguhnya aku bersaksi bahwa kamu adalah sesesorang yang di utus”.

Mayoritas orang yang sering membaca surat yasin tidak menyadari bahwa surat yasin memiliki faidah-faidah tersendiri diantaranya: “barang siapa membaca surat yasin diwaktu subuh maka  dia selalu di jaga oleh allah SWT. Sampai waktu sore dan barang siapa yang membaca surat yasin di waktu malam, maka dia selalu dijaga oleh Allah sampai waktu subuh”.

Faidah surat yasin tidak hanya berlaku pada orang yang hidup saja. Akan tetapi, bisa juga berfaidah pada seseorang yang meninggal dunia, dengan cara dibacakan oleh orang yang masih hidup.

Ketika mayyit di bacakan surat yasin, maka siksanya akan di ringankan, jika termasuk orang yang disiksa. Apabila tidak termasuk orang yang disiksa, maka tempat peristirahatannya akan di tambah. Karena, kuburan adalah kebun dari beberapa kebun surga atau jurang dari beberapa jurang neraka. Karna surat ini menjadi petunjuk dan saksi atas terutusnya nabi Muhammad SAW, maka tidak diragukan lagi bahwa surat yasin adalah Qolbu Al-Quran sebagaimana sabda nabi:

ان لكل شيء قلبا وقلب القران يس

Artinya : “sesungguhnya setiap sesuatu itu mempunyai hati, Adapun hati Al Quran adalah surat Yasin.”

                                                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *