Hari raya idul jatuh tepat pada hari Ahad 10 Dzulhijjah 1443 H. Atau 10 Juli 2022 M. Hari raya Idul Adha kali ini, ada momen berbeda dibanding dua tahun sebelumnya. Dimana, selama dua tahun terakhir silaturahmi hari raya Idul Adha ditunda oleh Pengasuh, karena adanya masa pandemi Covid 19. Dengan adanya Silaturahmi pada tahun ini, pengasuh menghimbau kepada seluruh santri agar memanfaatkannya sebaik mungkin.

Suasana pemulangan santri putra.

            Dua hari sebelumnya, tanggal 08 & 09 Dzulhijjah, seluruh santri diwajibkan berpuasa hari Tarwiyah dan hari Arafah. Puasa selama dua hari ini sudah biasa dilaksanakan menjelang hari raya Idul Adha setiap tahunnya. Dan pada hari terakhir ada buka puasa gratis bagi seluruh santri dan asatidz yang disediakan oleh Kantin PPMU.

            Malam harinya, setelah Shalat Isya’, takbir bersama diadakan di Masjid Jami’ Miftahul Ulum. Kegiatan ini berjalan secara bergilir bagi setiap daerah. Di mulai dari daerah A sampai daerah G, dengan sesi waktu 30 menit bagi setiap daerah. Tak lupa pula, untuk mengisi kegiatan kosong para santri di malam hari, Bakid Multimedia memutar film layar lebar di depan Gedung Madrasah Aliyah (MA).

            Keesokan paginya seluruh santri menunaikan ibadah Shalat Ied secara berjamaah di Masjid Jami’ Miftahul Ulum. Shalat Ied kali ini dipimpin langsung oleh Ust. H. Abdurrahman sebagai Imam sekaligus Khotib. Kegiatan Shalat Ied yang dimulai pada pukul 07:00 WIS ini, juga diikuti oleh para masyarakat sekitar dan wali santri yang hendak menjemput putranya. Sehingga para jamaah meluber sampai halaman depan masjid.

            Setelah kegiatan shalat Ied selesai dilaksanakan, para personel HANKAMTIBMAS (Pertahanan Keamanan Ketertiban Dan Masyarakat) sibuk mengawal kepulangan santri putra dan kedatangan wali santri putri yang berkunjung. Kepulangan santri putra kali selama dua hari satu malam ini, tak luput dari himbauan Kepala Pengurus Pesantren. Diantaranya ialah, semua santri Ketika pulang harus dijemput oleh wali santrinya, tidak diperbolehkan pulang sendiri. Dan harus menjaga akhlakul karimah serta sopan santun ketika sampai di rumah masing masing.

Santri putra dijemput oleh wali santri.

            Pemotongan hewan kurban sendiri dilakukan sekitar pukul 09:30 WIS. Pada tahun ini ada 4 ekor Sapi yang dikurbankan, dimana salah satunya sumbangan dari bapak Dr. Emil Elistianto Dardak, M.Sc. Wakil Gubernur Jawa Timur. Kemudian daging kurban dibagi bagikan kepada masyarakat sekitar dan para santri yang tidak pulang di pesantren. (KHL 10/07/22)

Pemotongan daging kurban.

Leave a Reply

Your email address will not be published.