Pondok Pesantren Miftahul Ulum telah menetapkan Liburan bulan Maulid, jatuh pada hari Ahad, 06 Rabi’ul Awal 1444 H/02 Oktober 2022 M. Untuk Santri Putri, sedang untuk Santri Putra hari Senin, 07 Rabi’ul Awal 1444 H/03 Oktober 2022 M. Hal ini telah diumumkan secara resmi oleh pihak Pengurus Pesantren melalui Kepala Daerah A sampai daerah G pada malam Jum’at kemarin.

Pada liburan maulid kali ini pihak Pengurus Pesantren telah menetapkan beberapa undang undang penting terhadap santri, baik ketika pulang dari Pesantren maupun ketika berada di rumah. Hal ini agar santri tetap taat terhadap peraturan Pesantren maupun peraturan Pemerintah.

Untuk teknis pemulangan, semua santri diwajibkan untuk ikut mobil rombongan dan dilarang dijemput menggunakan kendaraan roda dua serta mobil dengan bak terbuka, demi keselamatan. Pengurus Pesantren sendiri telah bekerjasama dengan Korcam (Koordinator Kecamatan) IKSABA yang terkoordinir melalui ketua rombongan masing masing wilayah. Hal ini berlaku terhadap Santri Putra maupun Santri Putri. Sebelum Pandemi Covid, para Santri ketika liburan biasanya dijemput oleh masing masing wali santri. Namun karena adanya pandemi yang melarang adanya aktivitas secara berkelompok, akhirnya pengurus pesantren menetapkan teknis pemulangan santri dengan rombongan, dan hal ini terus diterapkan sampai sekarang.

Selain itu, para santri ketika akan pulang diwajibkan untuk membawa surat hijau (surat pulang bermalam). Surat ini nantinya akan dibagikan langsung oleh Kepala Daerah, dan dihimbau untuk dibawa kerumah, sebagai tanda bahwa telah mendapat izin pulang dari pesantren. Sekembalinya ke Pesantren surat hijau tersebut tidak boleh dihilangkan, dan harus diserahkan kepada Kepala Daerah sebagai bukti bahwa ia telah kembali ke pesantren.

Sedangkan bagi santri yang tidak bisa kembali dengan tepat waktu, maka walinya harus menghadap Kepala Daerah untuk memperpanjang perizinan pulang. Hal ini tidak diperkenankan menghubungi Kepala Daerah melalui handphone. Selambat lambatnya sehari sebelum waktu kembali ke pesantren.

Pengurus juga menghimbau kepada seluruh santri terkait undang undang yang berlaku ketika berada di rumah. Diantaranya ialah, tetap berakhlakul karimah, disiplin, menjaga nama baik pesantren dan tidak boleh melakukan sesuatu yang melanggar aturan. Terutama menjaga diri dari minuman keras, tawuran dan lain lain. Para santri juga dihimbau untuk berhati hati dalam menggunakan sosial media, dan tidak diperkenankan memposting hal hal yang tidak berguna, lebih lebih sesuatu yang dapat mencemarkan nama baik Santri dan Lembaga Pesantren.

Maka dari itu untuk meng counter hal tersebut, Pengurus berkoordinasi dengan koordinator IKSABA, untuk mengadakan kegiatan halaqah ilmiah ketika berada di rumah. Hal ini telah dirapatkan secara langsung bersama koordinator IKSABA masing masing wilayah. Acara ini hanya berlaku bagi Santri Putra, sedang untuk Santri Putri terdapat larangan secara khusus.

Untuk waktu kembali ke pesantren, jatuh pada hari Sabtu, 19 Rabiul Awal 1444 H. / 15 Oktober 2022 M. Untuk Santri Putri. Sedang Santri Putra yaitu, hari Ahad, 20 Rabiul Awal 1444 H. / 16 Oktober 2022 M. Untuk menjaga ketertiban ketika kembali ke Pesantren, semua Santri juga diwajibkan untuk mengikuti mobil rombongan, melalui koordinator wilayahnya.

Pewarta: Muhammad

Editor: Muhammad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *