Empat santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang sudah tiba di Kairo Mesir, Senin (26/07/21). Keempat santri tersebut adalah Sugianto asal Bali, Kholil Nawawi asal Karangbayat Sumberbaru Jamber, Maulana asal Mayangan Kepanjen Jember, dan Abdul Wafi asal Kunir Lumajang. Kedatangan 4 santri tersebut disambut langsung oleh para tiga Alumni PPMU BAKID yang sedang menempuh studi di Universitas Al-Azhar.

Sebelum take off ke Mesir empat santri tersebut bersama orang tua dan keluarga besarnya berpamitan dan mohon doa restu dari pengasuh PPMU BAKID KH. M. Husni Zuhri. Suasana haru dan sedih dirasakan oleh keluarga saat melepas keberangkatan 4 santri tersebut.

Menurut Abdu alumni BAKID yang sudah lebih 2 tahun di Mesir mengatakan 4 santri tersebut terlebih dahulu akan mengikuti program ma’had. Program Ma’had adalah salah satu instansi yang berada di bawah naungan Universitas Al Azhar. Bagi santri yang bisa menyelesaikan program Ma’had, maka ia bisa meneruskan kuliah di Universitas Al Azhar.

Santri asal Bago Pasirian ini juga mengungkapkan rasa syukur dan sangat senang atas kedatangan 4 santri satu almamaternya. Pria berkacamata ini menilai bahwa semakin banyaknya santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum menandakan semakin majunya pesantren di mana dia belajar. Apalagi Al-Azhar merupakan universitas Islam tertua di dunia.

“Ini adalah suatu kemajuan bagi pondok pesantren Miftahul Ulum yang bisa melebarkan sayap dengan mengirimkan santrinya untuk belajar di Universitas Islam tertua di Dunia.” ujarnya

Pihaknya berharap akan lebih banyak lagi teman-teman santri PP. Miftahul Ulum Bakid yang akan menyusul untuk melanjutkan studinya di luar negeri khususnya di Timur Tengah.

“Harapan kami kedepan, semoga minat teman-teman untuk Dirosah ke timur tengah, terkhusus di Universitas Al Azhar Syarif semakin banyak, sehingga bendera Bakid bisa berkibar luas di Negeri para Anbiyak ini.” pungkasnya

Sementara itu Kepala Pesantren, Dr. Zainuddin, M.Pd.I mengatakan akan terus mendorong dan memotivasi para santri untuk melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi lebih-lebih studi di luar negeri. Pihaknya berharap para santri tidak hanya kuliah di Timur tengah tetapi juga ke berbagai negeri baik di Eropa maupun di Amerika dalam rangka meningkatkan kualitas pesantren.

Leave a Reply