BIRO URUSAN GURU BANTU (UGB) DAN DAI

MIFTAHUL ULUM

 

BIRO UGB dan DAI adalah salah satu lembaga unit kerja di bawah bidang Dakwah Yayasan Miftahul Ulum. Kegiatan utama unit lembaga UGB-DA’I adalah mengirimkan guru bantu dan da’i ke masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan yang menjadi binaan yayasan dan atau lembaga pendidikan keagamaan yang membutuhkan bantuan tenaga pendidik baik di pulau Jawa maupu luar Jawa.

Pengiriman tenaga pendidik atau yang lazim disebut Guru Bantu/Guru Tugas ke berbagai daerah digagas oleh RKH. M. Thayyib Rafi’i -Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) generasi kedua- sejak tahun 1979 M. Kegiatan ini berawal dari permintaan dari salah tokoh satu alumni PPMU dari Madura yang meminta bantuan tenaga pengajar kepada RKH. M. Thayyib Rafi’i. Sejak itulah, dari tahun ke tahun permintaan Guru Bantu dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum terus mengalami peningkatan. Setiap tahun tidak kurang lebih dari 60 santri diberangkatkan sebagai tenaga pengajar ke berbagai daerah baik di pulau Jawa maupun luar Jawa.

Tujuan penugasan ini untuk mencapai tiga maslahat: a). Maslahat kepada GB itu sendiri, karena dapat mengasah ilmu yang telah dipelajari di Pesantren; b). Maslahat kepada madrasah penerima GB, karena mendapatkan tenaga bantuan pengajar; c). Maslahat kepada Pondok Pesantren Miftahul Ulum, karena dengan penugasan ini, salah satu tujuan pesantren didirikan untuk nasyril-’ilmi wa ad-dakwah islamiyah (menyebarkan ilmu agama dan dakwah Islam) dapat tercapai dengan mudah, sampai kelapisan masyarakat paling bawah sekalipun, yang berdomisili jauh dari lingkungan pesantren.

Penempatan GB disesuaikan dengan permintaan dari pemohon yang diistilahkan dengan Penanggung Jawab Guru Bantu (PJGB). Masa tugas GB yang wajib hanya satu tahun dan bisa diperpanjang atas permintaan PJGB dan persetujuan dari pihak pengurus.

Syarat mendapatkan Guru Bantu

  • Mengajukan permohonan tertulis yang dilampiri dengan biodata dan Profil madrasah yang bersangkutan.
  • Sanggup memenuhi segala ketentuan yang ditetapkan oleh pengurus UGB dan Da’i Miftahul Ulum.
  • Menyerahkan foto calon Penanggung Jawab Bantu (PJGB) ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar dan foto madrasah serta tempat mukim Guru Bantu.
  • Bersedia memenuhi kebutuhan konsumsi harian Guru Bantu sesuai dengan ukuran/standar lingkungan setempat.
  • Membayar uang maslahah Biro UGB dan Da’i setiap awal penerimaan Guru Bantu.
  • Menyiapkan tempat tinggal Guru Bantu yang terpisah dengan tempat mukim keluarga yang di dalamnya ada wanita balighah.
  • Kurikulum yang diajarkan bercirikan agama Islam.

Prosedur Pengajuan Permohonan Guru Bantu

Bagi Pemohon Baru

  • Mendaftarkan diri ke Pengurus Yayasan Mifahul Ulum Melalui Biro Urusan Guru Bantu dan Da’i.
  • Mengisi formulir yang telah disediakan dan diserahkan ke Biro Urusan Guru Bantu dan Da’i.
  • Surat permohonan dilampiri dengan persyaratan-persyaratan yang ditetapkan (lihat persyaratan-persyaratan mendapatkan Guru Bantu)
  • Surat permohonan dialamatkan kepada Kepala Biro UGB dan Da’i Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul PO. Box. 101 Jatiroto Lumajang Kode Pos 67355
  • Waktu Pengajuan permohonan mulai bulan Syawal sampai tanggal 30 Rajab tahun berikutnya.
  • Kepastian diterima atau tidaknya permohonan Guru Bantu dapat diketahui dari jawaban pengurus antara tanggal 22 Ramadlan sampai 13 Syawal.

Bagi Pemohon Ulang

  • Permohonan ulang adalah permohonan bantuan Guru Bantu yang diajukan oleh PJGB yang pernah mendapatkan Guru Bantu dan masih memerlukannya untuk tahun berikutnya.
  • Proses permohonan pengajuan Guru Bantu ulang sama dengan proses permohonan baru kecuali no 5. Waktu pengajuan mulai bulan syawal sampai tanggal 13 Sya’ban tahun berikutnya.
  • Tidak perlu dilampiri pas foto PJGB, madrasah, tempat KBM dan tempat mukim Guru Bantu kecuali ada perubahan.