www.mubakid.or.id | 28 April 2019

Lumajang; Sebagai upaya mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi Mahasiswa di dua Program Studi, STISMU Lumajang menerjunkan tak kurang dari 122 Mahasiswa dan Mahasiswi ke 22 Lokasi yang tersebar di Kabupaten Lumajang dan Jember.

Ini merupakan tahun ke-4 bagi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum menerjunkan Mahasiswa dan Mahasiswi Ke Lokasi PPL, namun tahun 2019 ini dengan jumlah dan lokasi terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hafizh Idri Purbajati, M.Hum selaku Sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dalam sambutan pelepasan menguraikan bahwa Praktikum Pengalaman Lapangan adalah medium bagi mahasiswa dan mahasiswi untuk memperdalam kompetensi keilmuan setelah hampir 3 tahun mendapat ilmu dan teori di kelas. Dengan terjun langsung ke lapangan mahasiswa dan mahasiswi diharapkan mampu menganalisis persoalan dan kemudian menemukan Problem Solver atau solusi permasalahan yang ada, sehingga disinilah fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan dapat terejahwantahkan dengan sebenarnya.

Praktikum Pengalaman Lapangan STISMU Lumajang ini akan berlangsung selama 30 hari hingga tanggal 24 Mei 2019. Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah ditempatkan di Lembaga Keuangan Syariah seperti BNI Syariah, Bank Mandiri Syariah, Pegadaian Syariah, BMT Maslahah dengan jumlah tempat terbanyak yakni 8 lokasi, BMT NU Randuagung dan BMT NU Tanggul dan Sumbersari Jember, serta di Lembaga Keuangan Syariah non Bank seperti BAZNAS Kabupaten Lumajang, LAZIS-NU Lumajang, BMS Indonesia Lumajang, BAZNAS Kabupaten Jember, dan Sunlife Syariah Jember.

Sementara itu, khusus Program studi Hukum Keluarga Islam (HKI) ditempatkan di Pengadilan Agama Jember dan Pengadilan Negeri Lumajang. Sedangkan Pengadilan Agama Lumajang yang biasa ditempati PPL mahasiswa STISMU Lumajang Program Studi HKI untuk tahun ini absen tidak menerima mahasiswa PPL dari kampus manapun meningatkan ada 6 calon hakim yang sedang magang di PA Lumajang. ”PA Lumajang tahun ini tidak menerima mahasiswa PPL termasuk dari Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga ditolak, karena ada 6 calon hakim lagi magang” Ungkap Ketua STISMU Lumajang Sarkowi, S.Pd.I., M.A

Di akhir penutupan acara pelepasan, Ketua STISMU Lumajang  yang sedang menempuh program doktoral di IAIN Jember ini tak lupa menyampaikan kepada para Mahasiswa dan Mahasiswi agar tetap menjaga etika dan kesopanan seorang santri sekaligus tetap menjunjung tinggi nama baik Kyai, Pesantren dan Almamater STISMU Lumajang serta mematuhi tata tertib tempat PPL.

Leave a Reply