Lumajang, PPMU BAKID |mubakid.or.id

Perpustakaan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Selasa Malam (04/02/19), menggelar diklat jurnalistik tindak lanjut di Gedung Aula Madrasah Terpadu Miftahul Ulum. Acara yang digelar dalam rangka meningkatkan bakat tulis menulis santri tersebut mendatangkan salah seorang ketua pegiat sastra di Kabupaten Lumajang “GATRA”, Wildan Ismail.

Menurut kepala Pesantren Zainuddin, M.Pd.I, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal dan meningkatkan pengetahuan kepada teman-teman santri khususnya para pengurus dan anggota tim redaksi Majalah Dinding Pesantren yang ada saat ini, tentang bagaimana cara menulis yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baik artikel maupun liputan.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh tim redaksi majalah dinding pesantren (el-Hijrah, el-Ihsan, Tabayyun, Gamus, Mathla’ dan LFMU) berjalan dengan lancar dan penuh dengan antusias. Hal ini dibuktikan banyaknya pertanyaan  peserta diklat kepada pemateri.

Dalam paparannya, alumni Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan Sumenep ini, mengatakan “meskipun kepintaran setinggi langit, jika tidak menulis maka akan hilang di masyarakat dan sejarah”. Mantan Pimpinan Redaksi salah satu buletin PP Al-Amin Sumenep tersebut juga menambahkan untuk menjadi seorang penulis, banyak-banyaklah membaca, karena dari membaca seseorang akan menemukan apa yang harus ia tulis. Semakin ia membaca, maka akan semakin mudah ia untuk menulis. ’’Kita santri penulis, kita santri redaktur” imbuhnya.

Di akhir acara peserta diberikan kesempatan untuk membuat tulisan berupa liputan sebuah kegiatan pesantren ini.

Usai pelatihan ini, diharapkan bisa meningkatkan minat baca dan bakat tulis-menulis santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum sehingga majalah dinding yang ada, bisa ditingkatkan dan diterbitkan menjadi sebuah buletin yang bisa dibaca dan dinikmati oleh masyarakat luas’’ Ucap Habibi selaku ketua panitia sekaligus Kepala Perputakaan Miftahul Ulum. (IS)

Leave a Reply