Hari kedua Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Calon Pengelola Perpustakaan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Putri Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang berjalan dengan lancar dan suskes. Kegiatan Bimtek ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan serta peningkatan tenaga pengelola perpustakaan yang berkualitas, sehingga mampu mengelola dan memfungsikan perpustakaannya dengan baik dan benar dalam upaya menyediakan informasi sebagai sarana peningkatan sumber daya masyarakat yang telah diamanatkan oleh UU No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Di hari kedua tersebut para peserta mendapatkan materi dari dua narasumber Pustakawan Disarpus Lumajang, Cindy Vionariska, S.I.Pst dan Yanuar Wildan Hanif, S.E.

Kak Chindy – begitu sapaan akrabnya – memberikan materi seputar layanan perpustakaan yang meliputi sistem layanan (Open Acess, Close Access dan Mixed Acces), dan jenis-jenis layanan perpustakaan. Dikatakan bahwa fungsi kegiatan layanan perpustakaan adalah sebagai jembatan antara bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan dengan pemakai yang membutuhkannya guna mengoptimalisasikan pemanfaatan bahan atau sumber informasi yang ada.

Disamping itu idielanya pelayanan diperpustakaan itu dapat lebih memikat, bersahabat, cepat dan akurat dimana pelayanan perpustakaan harus didasarkan kepada kebutuhan pengguna sebagai antisipasi perkembangan teknologi informasi dan pelayanan yang ramah dengan kata lain menempatkan pengguna sebagai salah satu faktor penting yang mempengaruhi kebijakan pada suatu perpustakaaan, kesan kaku pelayanan perpustakaan harus dieliminir sehingga perpustakaan lebih berkesan manusiawi.

“Layanan perpustakaan akan berjalan dengan baik apabila sistem layanan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan pemustaka (masyarakat pembaca).” ujarnya

Sementara itu, Yanuar Wildan Hanif sebagai pemateri kedua menyampaikan materi seputar otomasi perpustakaan, setelah sebelumnya menginstall aplikasi otomasi perpustakaan INLIite milik Perpustakaan Nasional.

Dalam paparannya alumni STIE Widyagama Lumajang menjelaskan perkembangan teknologi dan informasi mulai merambah perpustakaan dan beberapa aplikasi mulai melengkapi jenis layanan dari perpustakaan dimana jenis dan layanan berbasis teknologi seperti yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional RI INLIite. Tanpa basa-basi pria yang akrab disapa mas Wildan ini mendemonstrasikan bagaiamana cara mengolah dan menginput sebuah buku ke dalam sistem aplikasi yang disediakan free oleh Perpustakaan Nasional RI tersebut.

Bimtek kemudian ditutup dengan acara ceremonial dengan penyerahan cinderamata dari pihak Disarpus Kabupaten Lumajang berupa buku yang diterima oleh Ketua Yayasan Miftahul Ulum H. Maksum, S.Ag.

Dalam sambutan penutupannya, pihaknya optimis bahwa perpustakaan putri akan berjalan dan bisa berkembang maju. “Yayasan sudah menyiapkan beberapa sekenario dalam mengembangkan budaya literasi di pondok pesantren ini.” ucapnya

Sementara itu, ketua tim pengembangan perpustakaan putri, Turmudzi, S.Pd.I., M.A. menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Lumajang yang membimbing dan memberikan bimtek kepada calon pengelola perpustakaan Putri. Pihaknya berharap kerjasama ini akan terus berlanjut hingga perpustakaan putri ini berjalan dan berkembang. Selaku ketua panitia juga meminta maaf apabila selama pelaksanaan bimtek ada hal-hal yang berkenan di hati para narasumber baik dalam segi layanan, sikap maupun ucapan yang kurang sopan.

Leave a Reply