Gedung Asrama Putri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang sudah berdiri kokoh. Tujuh bulan yang silam tepatnya 22 Maret 2020 Peletakan Batu Pertama dilakukan. Hari ini, Jum’at (30/10/20) Gedung asrama Putri yang terdiri dari 3 lantai tersebut diresmikan.

Tidak seperti peresmian gedung pada umumnya yang dilakukan dengan pengguntingan pita atau pemencetan tombol bunyi sirene, peresmian gedung digelar secara sederhana namun penuh dengan khidmat. Diawali dengan khatmil Qur’an bersama, Istighosah dan tahlil bersama, peresmian diakhiri dan ditutup dengan pembacaan shalawat Asyroful Anam dan doa oleh para masyayikh anggota majelis keluarga pengasuh yang hadi dalam acara peresmian tersebut.

Tak kurang dari 100 orang mengikuti kegiatan peresmian tersebut mulai dari anggota majelis keluarga pengasuh, pengurus yayasan, pimpinan lembaga, pengurus pesantren, asatidz, konsultan pembangunan, tokoh-tokoh alumni dan simpatisan, serta para tim pelaksana (para tukang).

Acara yang dilaksanakan di Hall Asrama Putri lantai dasar tersebut dimulai usai pelaksanaan shalat Jum’at hingga Ashar tersebut berjalan dengan lancar dan penuh dengan khidmat walaupun disertai dengan turunnya hujan yang sangat deras.

Dalam sambutannya, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, KH. M. Husni Zuhri menyampaikan ucapan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak yang ikut membantu kelancaran pembangunan asrama Putri tersebut.

“Atas nama pembina yayasan dan khadimul ma’had (pelayan pesantren) kami mengucapkan sangat berterima kasih atas segala perjuangan dan bantuan semua pihak yang telah ikut membantu pembangunan asrama santri putri ini.”

“Peresmian gedung ini digelar secara simbolis digelar secara sederhana. Walaupun demikian insya Allah tidak akan mengurangi khidmat dan Insya Allah lebih berkah karena diawali dengan khatmil Qur’an dan Istighotsah. Insya Allah mulai besok asrama akan ditempati.” tuturnya

Pengasuh juga mengungkapkan rasa syukurnya karena pembangunan asrama santri putri ini berjalan dengan lancar dan sukses tanpa hambatan apapun. Bahkan dapat selesai dalam waktu yang sangat singkat.

“Alhamdulillah dari awal hingga akhir lancar dalam waktu yang sangat singkat.”

“Banyak yang bertanya dan beranggapan bahwa pembangunan ini cukup besar dan selesai dalam kurun waktu 7 bulan sudah selesai. Ada yang mengatakan dari Bantuan Presiden. Ada yang menduga dari Bupati Lumajang. Bahkan ada yang mengira ada tukang malaikat.” cerita pengasuh (sambil tersenyum disambut tawa para undangan yang hadir).

“Sekali lagi saya tegaskan pembangunan asrama ini murni swakelola yayasan dan lembaga serta swadaya dari alumni, wali santri dan simpatisan” tegasnya

“Semoga akan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah swt dan menjadi amal jariyah bagi para donatur dan simpatisan baik yang masih hidup maupun para almarhumin yang sudah mendahului”

Semoga peresmian yang dibingkai dalam bentuk tasyakuran ini merupakan bentuk manifestasi dari bentuk syukur Bil Lisan, Bil Qalbi dan Bil Jawarih.

“Semoga asrama ini akan menjadi tempat yang barokah dan dapat memotivasi santri dalam belajar.” pungkasnya

Sementara itu, ketua Yayasan Miftahul Ulum H. Maksum, S.Ag dalam sambutannya menceritakan latar belakang pembangunan gedung asrama santri putri dan sumber dana. Pembangunan gedung asrama ini berawal dari keluhan santri putri yang mengeluh karena banyak santri yang tidak kebagian tempat tidur. Hingga akhirnya ada yang tidur di luar bahkan di mushola.

Pria asal Sampang ini juga menegaskan bahwa pembangunan ini adalah murni dari swakelola yayasan dan swadaya masyarakat. Banyak alumni yang nyumbang 1000 sak semen. Ada yang nyumbang 100 tuck pasir. Ada yang nanggung lampu dan lain-lain-lain yang tidak bisa disebutkan. Bahkan granit seluruh pembangunan ini ditanggung oleh pengasuh sendiri.

“Gedung ini memiliki asrama baru yaitu Asrama B yang dulunya tidak ada. Asrama ini juga dilengkapi 44 toilet dan kamar mandi. Dan di lantai 3 dilengkapi dengan ruang perpustakaan dan ruang belajar di lantai 3 serta tempat jemuran.” ungkapnya

H. Sholeh Ardiansyah selaku ketua panitia pembangunan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan para tim pelaksana yang telah membantu proses pembangunan asrama santri Putri ini baik ide-ide, finansial, material maupun tenaga. Semoga semuanya dicatat menjadi amal jariyah hingga akhirat.

Dalam laporannya, Muballigh asal Senduro Lumajang ini menyampaikan bahwa Pembangunan asrama ini dimulai Kamis, 28 Maret 2020 dan selesai 28 Oktober 2020. Sumber dana bantuan masyarakat, alumni, donatur dll. RAB awal 6,9 M. Sedangkan realisasi adalah 5.8 M.

Peresmian ditutup dengan doa oleh anggota majelis keluarga yaitu KH. Muhsin Ba’its (Pengasuh PPMU Yosorati Sumberbaru) dan KH. Shofi Sholeh (Pengasuh PPMU Kaliglagah Sumberbaru)

Leave a Reply