Kamis (08/10/20) Academic Of Jamub atau biasa disebut JAMUB (Jam’iyatul Muballighin) sudah mencapai babak finalnya tadi malam. Melibatkan 8 peserta dari masing masing daerah yang telah melalui 5 kali babak penyisihan.

Semua peserta tampak antusias. Kedelapan peserta berpidato dengan semangatnya, mereka menampilkan pidato terbaiknya di atas pentas dan menunjukkan bakatnya sebagai singa podium.

Supporter dari masing masing daerah bersorak memberi dukungan pada pesertanya, bahkan tak jarang mereka berdiri dan bertepuk tangan saat pesertanya melangkah menaiki pentas.

“Misi kami ingin mewadahi santri dalam seni orasi dan dai. Dan mencetak kader yang berkompeten dan berilmu, dalam berdakwah di tengah tengah masyarakat, dengan berakidahkan Ahlussunah waljamaah.” Ujar ketua Jamub Mahrus Ali ketika ditanyai mengenai visi misi dari Jam’iyyatul Muballighin.

Di era yang serba canggih ini sekiranya santri bisa di terima di tengah tengah masyarakat dalam bidang dakwah dan da’i. Itulah yang diinginkan dari adanya organisasi JAMUB di pesantren Miftahul Ulum.

Namun harapan dari waka JAMUB sendiri Sirojul Mujir, adalah santri tidak hanya pintar bicara tapi juga belajar menambah wawasan ilmu melalui kitab klasik yang merupakan bahan utama dalam sebuah ceramah,juga mengamalkannya.

Untuk babak final sendiri mungkin akan di adakan setelah babak penyisihan MSQ (Musabaqah Syarhil Quran). Karena minggu minggu ini masih dalam tahap babak semifinal pidato dari tingkat anak anak. Kemungkinan MSQ akan di gelar setelah bulan Maulid yang akan di ikuti dari kelas 4 MiD sampai kelas 3 MTsD. (KHL)

Leave a Reply