Waktu kembalian santri ke Pondok tetap sebagaimana Surat Edaran yaitu: Santri Putri    : Ahad, 15 Syawal 1441 / 7 Juni 2020, Santri Putra   : Senin, 16 Syawal 1441 / 8 Juni 2020

Sebelum kembali ke pesantren:

  • Semua santri harus melakukan isolasi mandiri (diam di rumah) selama 2 pekan untuk menghindari kontak langsung dengan warga sekitar
  • Melapor dan meminta/membawa surat keterangan sehat dari puskesmas setempat.

Saat kembali ke pesantren, semua santri harus memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19.

Santri yang sudah kembali ke pesantren jika merasakan keluhan kesehatan, harus segera melapor kepada petugas kesehatan di pondok pesantren.

Wali santri yang akan mendaftarkan dan atau menyerahkan putra-putrinya ke pesantren harus memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19.

Santri yang akan kembali ke pesantren, dianjurkan berombongan sesama santri untuk menghindari kerumunan massa dan diharap tidak kembali pada malam hari.

2 thoughts on “PETUNJUK DAN LANGKAH-LANGKAH BAGI SANTRI YANG MAU KEMBALI KE PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULUM BANYUPUTIH KIDUL JATIROTO LUMAJANG

  • Assalamualaikum
    untuk kembali , kan ada yang dari kalimantan tapi masih singgah dimadura untuk soan pamit ke pondok disana ustad, apakaj harus minta keterangan sehat atau negatif covid 19 lagi. soalnya ada dari sini, sampit yang mau dimondokkan ke bakid dan kemadura?

    Reply
    • Walaikumussalam…
      Surat Keterangan Sehat Saja. Bukan Surat Keterangan Bebas Covid. Kalau memang dari kalimanatan sudah bawa tidak perlu

      Reply

Leave a Reply