Sudah menjadi agenda rutin Pondok Pesantren Miftahul Ulum menjelang peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw melaksanakan kegiatan Khatmil Qur’an dan Tahlil Bersama.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Haul Para Perintis Pondok Pesantren Miftahul Ulum khususnya KH. Sirojuddin bin Nasruddin dan KH. Zainal Abidin yang lebih akrab dikenal dengan KH. Haral; Tuna Netra yang Kaya Raya yang menjariyahkan tanahnya untuk pembangunan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul.

Kegiatan diawali dengan Khatmil Qur’an oleh para asatidz dan pengurus di sisir Timur depan dalem pengasuh.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat Dzuhur Berjamaah di Masjid yang diikuti oleh seluruh santri putra, asatidz, pengurus. Sholat jamaah dipimpin langsung oleh Pengasuh PPMU BAKID KH. M. Husni Zuhri.

Sebelum pelaksanaan Tahlil dan Yasin,i Pengasuh menyampaikan latar belakang dan beberapa hal terkait kegiatan rutin yang diselenggarakan pas pra acara Peringatan Isra’ Mi’raj ini.

“Khatmil Qur’an, Yasin dan Tahlil yang diselenggarakan setiap tanggal 26 Rajab ini merupakan wasiat langsung dari Abah saya, KH. Zuhri bin Sirajuddin. Beliau memerintahkan kepada saya agar mengadakan haul yang dikhususkan untuk para perintis Pesantren ini dan orang-orang yang telah membantunya khususnya KH. Sirojuddin Kakek saya dan KH. Zainal Abidin yang telah menjariyahkan tanahnya untuk pesantren ini”.

Oleh karenanya Rois Syuriah PCNU Lumajang tersebut mengajak kepada para santri untuk senantiasa mengikuti jejak perjuangan para masyayikh.

“Haul ini kita niatkan dengan ikhlas untuk mendoakan dan sebagai terimakasih kita kepada para perintis yang telah berjuang membabat alas Desa Banyuputih untuk membangun pesantren yang hingga kini tetap eksis dan semakin kokoh.”

Tidak hanya itu istighosah dan haul saat ini juga diniatkan untuk mendoakan para penerus perjuangan para perintis, pengurus, santri, wali santri, alumni dan para simpatisan yang sukarela dan ikhlas membantu kemajuan pesantren ini semoga diberikan kekuatan, kesehatan dan keselamatan dari segala musibah. Apalagi seperti yang berkembang seperti sekarang ini (Covid-19)

Namun beliau menghimbau agar para santri, wali santri dan masyarakat tidak perlu panik. Ikhtiar dan tawakkal kepada Allah. Insya Allah semuanya akan baik-baik saja.

Tampak ribuan santri dengan khidmat dan khusyu’ mengikuti istighosah dan tahlil yang akhiri doa oleh KH. Muhammad Hasanuddin Pengasuh PP. Bustanul Ulum Banyuputih Kidul.

Usai pelaksanaan para santri yang mencapai 5000 lebih mendapatkan hidangan dari dalem pengasuh sebagai bagian sedekah yang pahalanya diniatkan untuk para masyayikh perintis PPMU BAKID.

Leave a Reply