Sebanyak 581 siswa-siswi MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul mengikuti UAMBN-BK hingga 3 hari ke depan (16-18 Maret 2020).

581 siswa yang terdiri dari 300 Putra dan 281 Putri tersebut tampak serius mengikuti ujian yang serentak dilaksanakan secara nasional ini. Walaupun sedang senter berita merebaknya penyebaran Virus Corona. Segala persiapan dan upaya serta doa sudah mereka ikhtiarkan dalam rangka mendapatkan hasil yang terbaik.

“Usaha dan doa sudah kami lakukan pak. Semoga mendapatkan hasil maksimal dan terbaik” ujar salah satu siswa kepada mubakid.or.id

Sementara itu, Kepala MTs. Miftahul Ulum mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan UAMBN-BK tahun sudah maksimal dan berharap semoga tidak ada kendala apapun.

“Harapan kami Ujian Akhir Madrasah Berbasis Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) ini tidak ada kendala, baik dari proktor dan teknisi maupun sarana-prasana.”ungkap Kepala sekolah Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd

“Namun, ada sebagian laptop yang kadang sebagian keyboardnya tidak fungsi tapi itu cepat teratasi karna sudah ada leptop cadangan” imbuh Tekknisi Utama Muzeki, SH.

Pihak Kepala Madrasah juga menyampaikan kepada para pengawas bahwa merebaknya penyebaran virus corona (covid-19), hampir menyebabkan kekhawatiran dan kegelisahan bagi madrasah penyelenggara ujian tahun ini. Apakah UAMBN BK tingkat MTs akan tetap dilaksanakan atau ditunda. Apalagi ditambah dengan adanya konferensi press bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, M.ML yang menginstruksikan agar sekolah meliburkan kegiatan belajar belajar hingga dua pekan mendatang.

“Alhamdulillah Pelaksanaan ujian (UAMBN-BK) sangat lancar, meski diluar sana semua sekolah diliburkan karena adanya intruksi pemerintah, pungkas Muhammad Ilyas, S.Pd.I., M.Pd salah satu pengawas yang sedang bertugas di MTs. Miftahul Ulum Bakid

Leave a Reply