Lumajang | www.mubakid.or.id

Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur kembali menggelar kegiatan rutinnya “Kaderisasi Ulama Hisab Rukyat”. Diklat yang merupakan Angkatan XXIII kali ini, dilaksanakan dan ditempatkan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul.

Menurut penuturan Fathur Rohman Sekretaris LFNU Kabupaten Lumajang “Alhamdulillah tahun ini, kegiatan yang rutin dilaksanakan 2 kali dalam setahun bisa dilaksanakan di PP. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul. Ini semua berkat kerjasama pengurus LFNU Jawa Timur, PCNU Lumajang dan Pengurus PPMU Bakid.”

Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari itu, terhitung Hari Sabtu sampai Ahad (6-7/7/19), diikuti oleh utusan PCNU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, Utusan Beberapa Kampus Se-Jawa Timur UIN Maliki Malang, UINSA Surabaya, STISMU Lumajang, Delegasi beberapa Pesantren hingga, Delegasi PWNU/PCNUSemarang Jawa Tengah, Bali dan NTT, dan Pejabat Kemenag dan KAU Kabupaten Lumajang.

Kegiatan diklat diawali dengan seremonial pembukaan pukul 13.00 WIB. Hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Bakorwil Jawa Timur Wilayah Jember Juhairi, M.Si mewakili Ibu Gubernur Jawa Timur yang berhalangan hadir, Pengurus PCNU Lumajang, Anggota Wakil Majlis Keluarga Pengasuh PPMU Bakid dan Beberapa Pengurus Yayasan dan Pesantren Miftahul Ulum.

Dalam sambutannya, KH. Ahmad Qusyairi Selaku Wakil Rois Syuriah sekaligus mewakili tuan rumah menyampaikan terima kasih kepada pengurus LF PWNU Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada PCNU Lumajang atas penyelenggaraan kegiatan diklat dan kaderisasi ulama hisan rukyat ini. Semoga kegiatan akan menambah semangat kepada pengurus PCNU Lumajang khususnya LF untuk terus melakukan terobosan-terobosan kegiatan untuk mensyiarkan ilmu falak ini seperti yang telah dilakukan beberapa tahun ini. Pria yang pernah menjabat sebagai katib syuriah 2 periode ini juga menyampaikan salam pengasuh PPMU selaku tuan rumah dan Rois Syuriah PCNU Lumajang KH. M. Husni Zuhri karena tidak bisa mengikuti acara pembukaan ini. Karena beliau memiliki agenda penting yang tidak bisa ditinggalkan dan tidak bisa diwakilkan. Yaitu Menghadiri Kegiatan Puncak Haul Haramain As-Syarifain bersama Dr. Syaikh Muhammad bin Ismail Az-Zain Al-Yamani Al-Makky yang dilaksanakan di Bondowoso Jatim.

Sementara itu, Kepala Bakorwil menyampaikan salam dan permohonan maaf ibu Gubernur Jawa Timur yang tidak bisa menghadiri kegiatan ini, walaupun sebetulnya beliau sudah mengagendakan untuk hadir jauh-jauh hari sebelumnya. Beliau juga sangat mengapresiasi kegiatan diklat mengingat hasil hisab rukyat ini ditunggu-tunggu khususnya dalam penentuan awal dan akhir Ramadhan.

Kegiatan diklat dibuka secara resmi oleh ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur Dr. KH. Shofiyullah, ST., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kepada kepala Bakorwil Jatim bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setahun 2 kali. “Materi diklat kali ini kita fokuskan pengukuran arah kiblat dengan berbagai metode dan alat”. Ujarnya hal tersebut berangkat dari berbagai kritikan dari sebelah bahwa masjid dan mushollah NU banyak yang kurang pas.

“Tentu Walaupun Tema kegiatan ini Kaderisasi Ulama Hisab Rukyat kita hanya Fokus Kepada Diklat Hisab Rukyatnya. Harapan kami semoga yang hadir ini tidak hanya ahli dalam ilmu hisab dan rukyatnya tetapi betul-betul bisa mewarisi sifat-sifat dan karakter keulamaan itu sendiri.” imbuhnya.

Acara pembukaan ditutup dengan doa oleh KH. M. Muhsin Ba’it Pengasuh PP. Miftahul Ulum Yosorati Sumberbaru Jember

Leave a Reply