www.mubakid.or.id, Menghadapi tahun ajaran baru 2019/2020, Yayasan Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang menggelar Musyawarah Kerja V (MUSKER) pada Sabtu, (15/06/2019)

Dilaksanakan di Gedung Aula Gedung Terpadu Miftahul Ulum Lantai 3, MUSKER V diikuti oleh sebanyak 90 orang yang terdiri dari Anggota Majelis Keluarga Dewan Pembina, Dewan Pengurus Yayasan, Kepala Bidang Sosial, Ekonomi dan Kemanusiaan, Kepala Bidang Pendidikan, Kepala Bidang Dakwah, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan, Direktur Badan Usaha, Ketua KBIH, Ketua Poskestren, Kepala Pengurus Pesantren, Direktur Madrasah Diniyah, Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah, Kepala Biro GB dan Da’i, Ketua Majelis Ta’lim dan Kepala, Para Wakil Kepala dan Kabag TU Madrasah mulai MI hingga MA serta Ketua, Wakil Ketua dan Para Kaprodi, Pengurus Harian IKSABA Pusat dan Dewan asatidz PPMU.

Salah satu point penting yang menjadi pembahasan di MUSKER V selain menyusun Rencana Strategis, Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Belanja Yayasan adalah, bagaimana menyusun langkah-langkah strategis untuk menjadikan lembaga Miftahul Ulum menjadi lembaga terdepan dan terpercaya dalam melahirkan calon pemimpin ummat dan bangsa. Tidak hanya besar dalam jumlah tetapi juga besar dalam kiprah baik di tingkat lokal maupun nasonal.

Menurut Ketua Yayasan H. Maksum, S.Ag Musyawarah Kerja tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk : 1) Mengevaluasi pelaksanaan program kerja dalam 1 tahun yang sudah lewat. 2) Menyusun Rencana Kerja pada 1 tahun yang akan datang. 3) Membahas Permasalahan strategis yang dipandang penting oleh Yayasan dan 4) Penyegaran Pengurus Yayasan dan lembaga di bawah naungan yayasan.

Acara diawali dengan pembacaan kalam ilahi kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh anggota Majelis Keluarga yang diwakili oleh KH. M. Muhsin Ba’its.

Dalam sambutannya KH. M. Muhsin Ba’its, mengawali dengan mengucapkan minal aidin wal faizin atas nama dewan majelis keluarga. Beliau juga berharap MUSKER ini dapat menghasilkan program-program yang lebih baik dan bermanfaat bagi lembaga dengan tetap memegang teguh prinsip “Al-Muhafadzah Alal Qadim As-Sholeh wal Akhdzu bil Jadid As-Aslah’’.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Sekaligus Pengasuh Pondok Pesanren Miftahul Ulum KH. M. Husni Zuhri tidak bisa hadir dikarenakan memiliki beberapa agenda penting di Sampang Madura.

“Pembina Yayasan yang juga pengasuh Pesantren tidak bisa hadir karena ada agenda di pulang Madura yang tidak bisa diwakilkan. Namun walaupun beliau tidak hadir beliau sudah menitipkan beberapa agenda yang perlu dibahas dalam kegiatan MUSKER“ Ujar Ketua Yayasan.

MUSKER yang selenggarakan yang kali kelima sejak reformasi pengurus yayasan tahun 2015 yang silam telah menghasilkan beberapa rekomendasi penting yaitu: di bidang sosial ekonomi dan kemanusiaan agar pengurus yayasan mengembangkan unit-unit usaha terutama koperasi pesantren untuk menopang kemandirian pesantren.

Dalam bidang Pendidikan, 1). Meningkatkan status STISMU dari sekolah tinggi menjadi Institut. 2) Menyelesaikan pembangunan Gedung Terpadu MI, TK dan TPQ Miftahul Ulum yang berada di luar pesantren; 3) Mengupayakan pembangunan Gedung Perkantoran Terpadu; 4) Pembebasan Lahan Tanah di sebelah timur pesantren.

Satu hal yang menarik yang disampaikan oleh Ketua Yayasan bahwa pada tahun ajaran baru 2019/2020 ini, Yayasan telah membuka 2 unit lembaga baru yaitu MTs dan MA Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul. Dibukanya dua lembaga baru ini disebabkan oleh sistem dan peraturan Kemdikbud dan Kementerian Agama terkait aturan batasan rombongan belajar di setiap unit lembaga satuan pendidikan.

“Alhamdulillah pada tahun ajaran baru ini (2019/2020) Kita (Yayasan) telah membuka dua lembaga baru yaitu MTs dan MA Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul. SK Ijin Pendirian dan Operasional sudah terbit pada tanggal 29 Mei 2019 dari Kementerian Agama. Harapan kami dua lembaga MTs (MTs-MU 1 dan 2), juga MA (MA-MU 1 dan 2) dapat menampung calon peserta didik (santri) yang ingin menempuh proses pendidikan di PP. Miftahul Ulum Bakid” terang H. Maksum, S.Ag selaku Ketua YMU BAKID

1 thought on “MUSKER KELIMA, YAYASAN MIFAHUL ULUM FOKUS PENGUATAN INSTITUSI DAN PENGEMBANGAN SARANA PENDIDIKAN

Leave a Reply