PPMU BAKID | www.mubakid.or.id

BELAJAR DARI KELUARGA IMRON

Imron adalah seorang hamba Allah yang shaleh. Namanya disebutkan dan diceritakan dalam Al-Qur’an bahkan menjadi nama surat ke 3 dalam Al-Qur’an Ali Imron (Keluarga Imron). Tidak ada surat pun dalam Al-Qur’an yang menggunakan nama keluarga kecuali Satu Surat yaitu Ali Imron (Keluarga Imron).

Ada apa dengan keluarga Imron?

Mari kita runut kisah singkat keluarganya sesuai dalam Al-Qur’an Surat Ali Imron : (33-37 dan 41-45)

  1. Imron bukan Nabi bukan pula Rasul. Dia hanyalah hamba Allah yang sholeh yang dipilih oleh Allah sehingga namanya diabadikan dalam Al-Qur’an. (QS.3:33-34)

۞ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصْطَفَىٰٓ ءَادَمَ وَنُوحًا وَءَالَ إِبْرَٰهِيمَ وَءَالَ عِمْرَٰنَ عَلَى ٱلْعَٰلَمِينَ ﴿٣٣﴾

“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),” (QS.3:33)

Dalam ayat ini Allah mensejajarkan keluarga Imron dengan keluarga para Nabi.

(Profil Suami Idaman, sholeh dan kuat agamanya)

2. Imron memiliki istri yang sholehah. Namun namanya tidak disebutkan dalam Al-Qur’an. Sebagian Mufassir mengatakan istri Imron bernama Hannah (Kasing Sayang) (QS. 3:35)

إِذْ قَالَتِ ٱمْرَأَتُ عِمْرَٰنَ رَبِّ إِنِّى نَذَرْتُ لَكَ مَا فِى بَطْنِى مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ ﴿٣٥﴾

“(Ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.” (QS.3:35)

(Profil Istri Sholehah Kuat Agamanya)

3. Sejak hamil, istri Imron selalu beribadah mendekatkan diri kepada Allah dan senantiasa berdoa semoga anak yang dikandungnya menjadi anak yang sholeh. (QS.3:35)
 
(Amalan istri ketika sedang hamil agar anaknya menjadi anak yang sholeh)

4. Dia juga bernadzar bahwa kalau anaknya laki-laki akan dilepasnya dan akan diabdikan untuk senantiasa ibadah dan memakmurkan masjid Allah. (QS.3 : 35)

(Boleh meminta kepada Allah Jenis Kelamin yang kita harapkan)

5. Setelah melahirkan, ternyata anaknya tidak sesuai dengan harapannya karena yang lahir adalah perempuan. Sehingga dia mengadu kepada Allah karena dia tidak bisa melaksanakan nadzarnya karena anaknya perempuan. (QS. 3: 36)

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّى وَضَعْتُهَآ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلْأُنثَىٰ ۖ وَإِنِّى سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّىٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ ﴿٣٦﴾

“Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk”.” (QS.3:36)

(Jangan bersedih ketika doa kita tidak sesuai dengan harapan)

6. Namun Allah menjawab Bahwa Allah lebih tahu dengan masa depan anaknya tersebut. (QS. 3: 36)

(Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk anak kita)

7. Istri Imron memberi nama anaknya dengan Maryam (Perempuan Ahli Ibadah)- (QS. 3: 36)

(Sunnah memberi nama yang baik bukan yang gaul)

8. Dia juga berdoa semoga Maryam dan keturunannya kelak dilindungi oleh Allah dari gangguan syetan. (QS. 3: 36)

(Sunnah orang tua selalu mendoakan anaknya agar terhindar dari gangguan syetan)

9. Allah mengabulkan doa Istri Imron bahkan Allah yang menjamin pertumbuhannya. (QS.3:37)

فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنۢبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا ٱلْمِحْرَابَ وَجَدَ عِندَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَٰمَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ ﴿٣٧﴾

“Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.” (QS.3:37)

(Kewajiban Kita hanya berdoa, yakinlah Allah akan mengabulkan doa kita)

10. Maryam kemudian dididik oleh seorang guru yang bernama Zakariya seorang Nabi dan Rasul Allah yang belum dikaruniai anak sampai rambutnya beruban. (QS.3:37)

(Cari Guru yang baik dan Sholeh untuk anak mendidik kita yang dapat mengenalkan dan mendekatkan anak kepada Allah)

11. Maryam diberi tempat khusus oleh Nabi Zakariya yang disebut dengan Mihrab. (QS.3:37)

(Memilih lingkungan dan lembaga yang baik akan mendukung kesuksesan pendidikan anak)

12. Setiap Nabi Zakariya menyiapkan makanan untuk Maryam, ternyata sudah ada makanan di kamarnya. (QS.3:37)

(Yakinlah Allah akan selalu memberikan Rizki dan kecukupan bagi pencari ilmu yang ahli ibadah)

13. Maryam menjadi wanita satu-satunya sepanjang sejarah manusia yang hamil tanpa disentuh oleh laki-laki manapun. (QS.3:42)

وَإِذْ قَالَتِ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرْيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصْطَفَىٰكِ وَطَهَّرَكِ وَٱصْطَفَىٰكِ عَلَىٰ نِسَآءِ ٱلْعَٰلَمِينَ ﴿٤٢﴾

“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).” (QS.3:42)

14. Maryam terpilih menjadi wanita pilihan karena taat kepada seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah (QS.3 :43)

يَٰمَرْيَمُ ٱقْنُتِى لِرَبِّكِ وَٱسْجُدِى وَٱرْكَعِى مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ ﴿٤٣﴾

“Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’.” (QS.3:43)

15. Maryam melahirkan seorang anak yang bernama ISA yang sudah bicara sejak bayi dan Kemudian diangkat menjadi Nabi dan Rasul Allah dengan bermacam mukjizat yang diberikan oleh Allah swt. (QS.3:45-50)

إِذْ قَالَتِ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ يَٰمَرْيَمُ إِنَّ ٱللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِّنْهُ ٱسْمُهُ ٱلْمَسِيحُ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ وَمِنَ ٱلْمُقَرَّبِين﴿

“(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),” (QS.3:45)

Pesan Hikmah :

Walaupun kita orang biasa jangan berkecil hati. Tirulah keluarga Imron yang melahirkan generasi yang hebat menurut Allah.

  1. IMRON & ISTRINYA (bukan Nabi dan Rasul, punya anak MARYAM)
  2. MARYAM (bukan Nabi & Rasul tapi wanita suci, ahli ibadah dan pilihan Allah punya anak bernama ISA)
  3. ISA menjadi salah satu NABI & RASUL ALLAH.

Anak kita harus lebih baik dari kita. Cucu kita harus lebih baik dari anak kita.

Inilah manhaj Al-Qur’an dalam membangun sebuah keluarga tidak hanya sakinah, mawaddah warohmah tetapi juga keluarga yang mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas, sholeh-sholehah dan generasi emas yang dibanggakan dan diridhai oleh Allah dunia akhirat.

Janganlah berkata bahwa keluarga kita tidak bisa menjadi mulia seperti keluarga para Nabi. Karena ternyata keluarga Imron yang merupakan keluarga manusia biasa pun bisa menjadi keluarga yang mulia bahkan sejajar dengan keluarga Nabi. Dan karena para nabi diutus untuk menjadi pembimbing dan teladan bagi manusia.

Semoga Kita Bisa Meneladani Keluarga disebutkan

Leave a Reply